Konjungsi Korelatif: Definisi, Fungsi, dan Contoh

Konjungsi korelatif adalah kata sambung berpasangan. Pahami pengertian, contoh, fungsi, dan cara penggunaannya untuk UTBK.

Konjungsi adalah kata sambung yang menyatukan kata, frasa, atau klausa agar alur tulisan menjadi padu. Kalau kamu sudah lama belajar bahasa Indonesia, istilah ini pasti sudah familiar. Contoh umum antara lain dan, atau, tetapi, dan karena. Tanpa kata-sambung, kalimat sering terasa kaku atau terputus. Salah satu jenis khusus adalah konjungsi korelatif, yang selalu dipakai berpasangan.

Sekilas tentang Konjungsi Korelatif

Istilah ini merujuk pada pasangan kata sambung yang harus muncul bersama untuk membuat hubungan antarunsur menjadi jelas. Jika hanya salah satu bagian yang digunakan, kalimat cenderung terasa janggal atau kurang tepat. Untuk itu, pastikan kedua anggota pasangan selalu hadir dalam satu struktur kalimat.

Contoh pasangan:

  • baik … maupun …

  • tidak hanya … tetapi juga …

  • bukan … melainkan …

  • entah … entah …

  • apakah … atau …

Contoh penggunaan dalam kalimat:
“Aku tidak hanya belajar, tetapi juga berlatih soal.”
Kalimat ini benar karena kedua bagian konjungsi dipakai bersamaan.

Fungsi dalam Kalimat

Konjungsi korelatif memiliki beberapa fungsi penting dalam kalimat:

  1. Menghubungkan dua unsur yang setara, misalnya kata dengan kata atau klausa dengan klausa.

  2. Menjadikan kalimat lebih jelas dan efektif karena hubungan antarunsur tersirat dengan baik.

  3. Memberi penekanan—misalnya memperlihatkan pilihan, penegasan, atau perbandingan.

Konjungsi korelatif adalah kata sambung berpasangan. Pahami pengertian, contoh, fungsi, dan cara penggunaannya untuk UTBK.

Contoh Kalimat Berbagai Pasangan

Baik … maupun …
Baik Andi maupun Budi mengikuti lomba pidato.

Tidak hanya … tetapi juga …
Dia tidak hanya pandai menulis, tetapi juga mahir berbicara.

Bukan … melainkan …
Bukan uang melainkan pengalaman yang lebih berharga.

Entah … entah …
Entah hujan entah panas, mereka tetap berangkat kerja.

Apakah … atau …
Aku belum tahu apakah dia sudah datang atau masih di jalan.

Seolah-olah … padahal …
Ia tampak tenang seolah-olah tidak ada masalah, padahal hatinya gelisah.

Sedemikian rupa … sehingga …
Pertandingan berlangsung sedemikian rupa sehingga penonton terpukau.

Jangankan … pun …
Jangankan membeli motor, membeli sepeda pun ia belum mampu.

Sama … dengan …
Hasil tugasmua sama baiknya dengan milik temanmu.

Kian … kian …
Kian hari, kian banyak orang yang peduli pada lingkungan.

Konjungsi Korelatif dalam UTBK

Pasangan konjungsi ini kerap muncul pada soal UTBK, biasanya dalam bentuk kalimat rumpang yang harus dilengkapi. Menangkap pola penggunaan akan mempercepat penyelesaian soal.

Contoh soal:
“Dia … rajin belajar, … sering membantu temannya.”
Jawaban yang tepat: tidak hanya … tetapi juga …

Tips Belajar Konjungsi Korelatif untuk UTBK

  • Hafalkan pasangan konjungsi dan fungsi singkatnya.

  • Latihan mengisi kalimat rumpang secara rutin.

  • Perbanyak membaca teks dan perhatikan bagaimana pasangan itu digunakan.

  • Kerjakan soal-soal latihan agar semakin terbiasa dalam konteks ujian.

Kalau mau latihan lebih maksimal, kamu bisa coba Naiju – platform belajar dengan try out UTBK dan analisis kelemahan secara detail yang bikin kamu lebih siap menghadapi ujian.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top